Polres Gianyar menjemput ratusan lansia di berbagai pelosok Gianyar, Selasa (28/9) kemarin. Para lansia dijemput menggunakan mobil bus polisi menuju halaman parkir Polres Gianyar untuk divaksinasi.

Kapolres Gianyar AKBP I Made Bayu Suta Sartana, didampingi Wakapolres Kompol I Nyoman Wirajaya mengatakan penjemputan lansia ini mengingat masih cukup banyak lansia tercecer atau belum divaksinasi Covid-19. ‘’Kendalanya dominan karena kesulitan akses menuju tempat vaksinasi. Sehingga Polres Gianyar mencoba memfasilitasi dengan cara menjemput,’’ ujar Kapolres Bayu Suta, kemarin.

Kompol Wirajaya menambahkan, Polres Gianyar telah membuka gerai vaksinasi setiap hari. Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk meminimalisir warga Gianyar yang masih tercecer. Terutama para lansia dan penyandang disabilitas. “Melalui Babinkantibmas, kami sudah lebih awal mendata, maka didapatkan banyak warga disabilitas dan lansia yang belum divaksinasi,” jelasnya.

Untuk disabilitas, jelasnya, Polres Gianyar melayani vaksinasi dengan sistem jemput bola daru rumah ke rumah atau door to door. “Kami juga menggugah lansia, dengan mendatangkan personel penjemput ke rumah-rumah mereka. Ternyata, lebih efektif untuk menyadarkan mereka mau datang ke Polres Gianyar,” terangnya.

Dalam setiap penjemputan lansia, papar Kompol Wirajaya, jajaran Polres Gianyar terlebih dahulu berkoordinasi dengan aparat desa. Polisi menyiapkan armada bus dan armada lain untuk penjemputan warga mereka.  “Kami jemput, layani vaksinasi. Setelah vaksinasi dan observasi,  kami antar pulang ke rumahnya masing-masing,” terangnya.

Kompol Wirajaya menambahkan, kehadiran serta peran aktif Bhabinkamtibmas dan personel Polri secara umum memang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat. Dia berharap upaya ini bisa mempercepat capaian target vaksinasi. “Kami kerahkan seluruh personel Polsek untuk mendukung percepatan vaksinasi, sehingga dapat segera tercapai kekebalan komunal di Kabupaten Gianyar,” ujarnya.

Pantauan di Mapolres Gianyar, beberapa petugas dari desa ikut mengantar warga lansia ke Mapolres. Antara lain, Perbekel Keramas IGN Sarjana turut mengantar warga lansianya ke Polres Gianyar. Dia mengungkapkan, para lansia awalnya enggan divaksinasi. Namun karena kedatangan petugas kepolisian, akhirnya lansia mau masuk ke dalam bus Polres.

Penjemputan dilakukan mulai pukul 07.30 Wita. Satu per satu keluar dari rumahnya untuk bersedia berkumpul di balai banjar. Mereka sebelumnya sulit diarahkan untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi dengan berbagai alasan. Namun kali ini, ketika didatangi petugas kepolisian dan aparatur desa, mereka langsung luluh dan beranjak. “Sebelumnya kami memang kesulitan agar para lansia ini bersedia divaksinasi. Bahkan pihak keluarganya pun banyak yang menyerah. Tapi kini setelah kami bersama polisi, malah langsung bersedia naik bus polisi menuju ke Mapolres,” ungkapnya.

Disebutkan, sedikitnya masih ada 160 lansia belum mendapat pelayanan vaksin di desanya. Syukurnya, kini setelah jajaran polres melaksanakan penjemputan ke desa-desa, secara bertahap  para lansia  ini sudah bersedia divaksin. “Ada beberapa lansia yang memang kondisinya masih sakit, sehingga kita harus menunggu hingga kondisinya sehat,” terang Sarjana.

Sumber: nusabali.com

Artikel sebelumyaKolaborasi dengan Polri, MUI Gresik Kembali Gelar Vaksinasi Berhadiah
Artikel berikutnyaCegah Penyebaran Covid-19, Polisi Bagi – Bagi Masker sasar pengguna jalan dimasa PPKM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here